Haihaaii semuanyaaaa, apasih yang kalian
ketahui tentang keunikan yang ada di Minang itu?. Nah disini aku bakal sedikit ngasih
tahu keunikan yang ada pada adat minang. Pernah denger nggak istilah perempuan membeli
laki-laki. Kedengerannya agak aneh sih masa iya laki-laki dibeli ahah. Tapi pas
saya nanya sama ibu saya, ibu saya
bilang maksudnya itu adalah Uang
penjemput. Maksud dari
uang penjemput itu keluarga perempuan harus menjemput laki-laki kaya semacam
ngebawa barang atau uang. Hal itu untuk menghargai keluarga pihak laki-laki
yang udah melahirkan dan membesarkannya, sehingga ketika anak mereka menikah
dan meninggalkan rumah mereka nggak ngerasa kehilangan. Jadi, keluarga
perempuan harus ngasih semacam oleh-oleh untuk menjemput laki-laki. Sebenernya,
nggak semua suku minang itu memakai tradisi ini, hanya dipadang pariaman saja.
Kenapa harus ada tradisi seperti itu, karena memang seperti biasanya saat
seorang laki-laki menikah dengan perempuan, maka dia menjadi milik pihak
keluarga perempuan. Biasanya besarnya uang penjemput itu udah ditentuin oleh
kesepakatan keluarga minang, tergantung profesi yang dia punya, misalkan petani
sama polisi, pasti beda uang penjemputnya nggak mungkin sama.
Sampe sekarang budaya tersebut masih ada karena memang
orang-orang minang itu kuat banget adatnya. Dalam pelaksanaannya, untuk dapat
menjalankan adat tersebut banyak banget hal yang mesti dilakuin. Misalnya,
kalau ada pasangan yang sudah kenal duluan, karena sama-sama suka maka mereka
berdua yg berkerja sama buat ngadain uang penjemputnya atau bisa jadi laki-laki
yang ngasih duluan untuk menjemput dirinya sendiri, karena biasanya uang
penjemput itu nggak dibagikan di keluarga pihak laki-laki tapi digunakan untuk
biaya pesta di keluarga laki-laki atau bisa saja dikembalikan pada pasangan
tersebut untuk modal mereka berumah tangga ,berdagang atau juga beli rumah dan
sebagainya. Selain itu keunikan
yang dimiliki orang minang itu adalah kaum laki-laki disana itu nggak punya hak
warisan dari keturunannya atau orang tuanya. Yang punya hak untuk mendapatkan
warisan dari orang tuanya itu adalah kaum perempuannya. Selain itu, laki-laki
diminang itu nggak bisa nurunin marganya ke anak-anaknya sendiri, tapi
diturunkan ke anak saudara perempuannya. Diminang itu laki-laki yang udah
berkeluarga harus tinggal dirumah orang tuanya sendiri dan kalau orang tuanya
punya sawah atau ladang ia harus merawat sawah dan ladang tersebut. Dengan
begitu bukan berarti ia ada hak untuk mendapatkan dan menurunkan warisan
tersebut kepada anak-anaknya kalau ia udah meninggal nanti, walaupun ia nggak
punya saudara perempuan seayah-seibu toh masih ada saudara perempuan sepupu
untuk menerima warisan itu. Kedengerannya kaum laki-laki diminang itu
keberadaannya sedih banget yah, tapi hal itu bisa diterima oleh orang minang
tanpa protes. Buktinya sampai sekarang belum ada perubahan yang signifikan. Itulah salah satu keunikan yang
dimiliki oleh adat minang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar