Rabu, 26 November 2014

Keunikan Adat Minang

 
      Haihaaii semuanyaaaa, apasih yang kalian ketahui tentang keunikan yang ada di Minang itu?. Nah disini aku bakal sedikit ngasih tahu keunikan yang ada pada adat minang. Pernah denger nggak istilah perempuan membeli laki-laki. Kedengerannya agak aneh sih masa iya laki-laki dibeli ahah. Tapi pas saya nanya sama ibu saya,  ibu saya bilang  maksudnya itu adalah Uang penjemput. Maksud dari uang penjemput itu keluarga perempuan harus menjemput laki-laki kaya semacam ngebawa barang atau uang. Hal itu untuk menghargai keluarga pihak laki-laki yang udah melahirkan dan membesarkannya, sehingga ketika anak mereka menikah dan meninggalkan rumah mereka nggak ngerasa kehilangan. Jadi, keluarga perempuan harus ngasih semacam oleh-oleh untuk menjemput laki-laki. Sebenernya, nggak semua suku minang itu memakai tradisi ini, hanya dipadang pariaman saja. Kenapa harus ada tradisi seperti itu, karena memang seperti biasanya saat seorang laki-laki menikah dengan perempuan, maka dia menjadi milik pihak keluarga perempuan. Biasanya besarnya uang penjemput itu udah ditentuin oleh kesepakatan keluarga minang, tergantung profesi yang dia punya, misalkan petani sama polisi, pasti beda uang penjemputnya nggak mungkin sama.

Sampe sekarang budaya tersebut masih ada karena memang orang-orang minang itu kuat banget adatnya. Dalam pelaksanaannya, untuk dapat menjalankan adat tersebut banyak banget hal yang mesti dilakuin. Misalnya, kalau ada pasangan yang sudah kenal duluan, karena sama-sama suka maka mereka berdua yg berkerja sama buat ngadain uang penjemputnya atau bisa jadi laki-laki yang ngasih duluan untuk menjemput dirinya sendiri, karena biasanya uang penjemput itu nggak dibagikan di keluarga pihak laki-laki tapi digunakan untuk biaya pesta di keluarga laki-laki atau bisa saja dikembalikan pada pasangan tersebut untuk modal mereka berumah tangga ,berdagang atau juga beli rumah dan sebagainya. Selain itu keunikan yang dimiliki orang minang itu adalah kaum laki-laki disana itu nggak punya hak warisan dari keturunannya atau orang tuanya. Yang punya hak untuk mendapatkan warisan dari orang tuanya itu adalah kaum perempuannya. Selain itu, laki-laki diminang itu nggak bisa nurunin marganya ke anak-anaknya sendiri, tapi diturunkan ke anak saudara perempuannya. Diminang itu laki-laki yang udah berkeluarga harus tinggal dirumah orang tuanya sendiri dan kalau orang tuanya punya sawah atau ladang ia harus merawat sawah dan ladang tersebut. Dengan begitu bukan berarti ia ada hak untuk mendapatkan dan menurunkan warisan tersebut kepada anak-anaknya kalau ia udah meninggal nanti, walaupun ia nggak punya saudara perempuan seayah-seibu toh masih ada saudara perempuan sepupu untuk menerima warisan itu. Kedengerannya kaum laki-laki diminang itu keberadaannya sedih banget yah, tapi hal itu bisa diterima oleh orang minang tanpa protes. Buktinya sampai sekarang belum ada perubahan yang signifikan. Itulah salah satu keunikan yang dimiliki oleh adat minang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar